0



Assalamu’alaikum wr.wb.
Sahabat, Alhamdulillah, Program Sehati Majelis Keluarga Islami, berjalan kembali dengan pembukaan keanggotaan baru yang menggunakan system kajian baru. Setiap Anggota Sehati yang terdaftar, wajib mengikuti kajian Program Sehati MKI yang Insya Allah, akan diselenggarakan pada :

Dikirim pada 20 Desember 2011 di Nikah


Orang tua mana yang tidak bangga jika memiliki anak di usia dini (seusia anak SD) sudah pintar membaca Al Qur’an. Terlebih lagi yang mampu hafal Al Qur’an 30 Juz. Mungkin, tidak hanya orangtuanya yang bangga, tapi orang lain pun akan sangat kagum dengan kehebatan anak kita.
Sayangnya, pada zaman kita saat ini munculnya seorang anak yang masih kecil hafal Al Qur’an, menjadi barang yang sangat langka, hal ini tentu bertolak belakang dengan anak-anak jaman sekarang, umumnya mereka tidak bisa membaca Al Qur’an.
Begitu semangatnya para orang tua yang ingin anaknya menguasai dan hafal Al Qur’an 30 Juz di usia dini, telah mendorong para orang tua melakukan usaha dengan berbagai cara. Entah cara tersebut selaras atau tidak dengan perkembangan jiwa anak, entah sesuai atau tidak dengan hak-hak anak, yang penting anak bisa hafal Al Qur’an.

Dikirim pada 30 November 2011 di Islam


Terus terang selama ini selalu kita di beritakan tentang TKW TKW di saudi dari satu pihak saja dan tidak mendengarkan langsung dari pihak majikan di saudi, berikut ana kirimkan artikel yang ditulis oleh majikan di saudi asal Indonesia yang bersuamikan orang arab tentang kebiasaan kebiasaan TKW Indonesia di saudi arabia yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.

Seringkali saya membaca postingan rekan-rekan di Kompasiana, tentang kisah-kisah pilu dan menyedihkan para TKW yang bekerja di Saudi Arabia. Kisah-kisah itu diangkat berdasarkan cerita para TKW ataupun hanya sebatas pengamatan selintas tentang keadaan para TKW saat mereka bertemu di mall-mall, restaurant ataupun di Rumah Sakit.

Sebetulnya kalau kita mau jujur terhadap diri kita sendiri. Para TKW/PRT itupun sudah diperlakukan tidak layak dan tidak manusiawi sejak sebelum keberangkatan mereka ke Saudi. Pernahkah teman-teman melihat pemandangan di bandara Soeta (Soekarno-Hatta), bagaimana para petugas, baik petugas dari PJTKI-nya atau petugas bandara memperlakukan para ‘pahlawan devisa’ itu yang akan diberangkatkan ke Saudi Arabia khususnya..??

Dikirim pada 08 November 2011 di Blog



Ungkapan saat jatuh cinta dunia serasa milik berdua tampaknya memang paling tepat menggambarkan sepasang sejoli yang tengah memadu kasih. Tapi, tahukah Anda jika suatu hubungan mesra seperti ini justru bisa menjadi tidak sehat bagi wanita?
Genius Beauty mewartakan, Jumat (27/5), kesehatan fisik perempuan ternyata sangat dipengaruhi pengalaman buruk hubungan masa lalu mereka.
Hal itu berdasarkan penelitian yang dilakukan Universitas Chicago, Amerika Serikat, terhadap 1.500 wanita dari berbagai usia. Penelitian menunjukkan hampir 98 persen dari wanita memiliki alasan yang tepat merasa tersinggung oleh mantan pacar mereka.

Parahnya lagi, dalam 70 persen kasus, para responden wanita yang memiliki keluhan atau dendam akan mengalami masalah kesehatan. Kebanyakan dari mereka menderita sakit jantung, sakit maag, dan nyeri kronis.
Dalam beberapa kasus, amarah memang sering dirasakan saat kita tersakiti. Tapi satu hal yang pasti, jika terlalu lama dipendam hal itu justru memengaruhi kesehatan dan hubungan yang buruk.

Penelitian juga menunjukkan sekitar 70 persen dari koresponden merasa tersinggung dan 38 persen lainnya tak bisa mengampuni mantan kekasih mereka. Sementara itu, 32 persen sisanya memiliki argumen dengan teman-teman atau kerabat saat mengeluh tentang beberapa situasi.

Para ahli menyarankan untuk mencoba dan mengatasi emosi negatif. Namun, jika seseorang tidak bisa melawan emosi itu, diharapkan ia harus berkonsultasi ke psikolog. "Rasa maaf, ikhlas, dan mengeluarkan emosi tidak hanya meningkatkan kualitas hidup, tetapi juga kesehatan fisik seseorang," kata Alex Likerman, ketua penelitian.
Nah, daripada pacaran hanya akan membuat luka hati, sebaiknya bersabar menunggu masa menikah atau menyegerakan menikah tanpa pacaran.*
Foto: muslimah Aceh usai dari Masjid
Sumber: hidayatullah.com

Dikirim pada 01 Juli 2011 di Nikah


Hari/Tgl
Waktu
Acara
Narasumber
IBF BANGUN KHASANAH DAN CAKRAWALA ISLAM

Jumat
14.00 - 16.00
Seramonial Pembukaan 10th Islamic Book Fair
Prof. Dr. Mahfud MD
4 Maret 11


Rina Gunawan, Ali Zaenal, Vina Panduwinata, Melly Goeslow

16.00 - 18.00
Talkshow : Ketika TKW Menggugat
Sabath Abilawa, Pipiet Senja, Ratih Sang

19.00 - 18.00
Konser Nasyid dan Launcing Album Demi Masa Production "Nasyid Untuk Peradaban"
SaQina, dmesej, dan Nash Kids
IBF BANGUN INSPIRASI


Sabtu
10.00 - 12.00
Bedah Buku : Jam Hijriyah, Menguak Konsep Waktu Dalam Islam
E. Darmawan Abdullah & Prof.Dr. Ahmad Satori Ismail
5 Maret 11
12.00 - 13.00
Bedah Buku : Membangun Indonesia Tanpa Pajak dan Hutang
Hafidz Abdurrahman, MA

13.00 - 14.30
Talk Show : Peran Pesantren Dalam Membangun Karakter Bangsa
KH. Sofwan Manaf, MSI & Dr. H. Hidayat Nurwahid,MA

14.30 - 16.00
Temu Tokoh International dan Diskusi Buku Tafsir Ayat-Ayat Cosmos
Prof. Dr. Zaghloul El Naggar



Ust. Bachtiar Nasir, Lc & Fahmi Salim. MA

16.00 - 18.00
Konser Membangun Peradaban Bangsa
Vina Panduwinata, Reza Artamevia, Melly Goeslow



Deswita, Dewi Gita, Nurul Noor, Tomtom

19.00 - 21.00
Bedah Buku : Sehat Holistik Ala Rosullullah
Dr. H. Briliantono M.Soenarwo, SpOT



KH. M. Rusli Amin MA.
IBF BANGUN GENERASI ISLAMI


Ahad
10.00 - 12.00
Talkshow dan Bedah Buku : "Khowatir Quraniyah" Kunci Memahami Tujuan Surat-surat Al-Quran
Dr. Amir Faishal Fath M.A & Asep Sobari Lc
6 Maret 11
12.00 - 13.00
Fashion Show : Inspiration Life Style
Bright & Musaafir

13.00 - 15.00
Talkshow : Entrepreneur Indonesia
Sandiaga Uno dan Samsul Arifin

15.00- 16.00
Talkshow : Laznah Bank Syariah Mandiri
Laznah BSM

16.00 - 18.00
Bedah Buku : Beyond the Inspiration"
Felix Y Siauw

19.00 - 21.00
Bedah Buku : Manajemen Cinta Sang Nabi
Sopian Muhammad & Dr. SafiI Antonio*
IBF BANGUN PERADABAN KELUARGA

Senin
10.00 - 12.00
Talkshow : Peta Pergolakan Dunia, Khilafah Solusinya
Hafidz Abdurahman, MA, Farid Wadjdi, SIP, Idris de Frise
7 Maret 11
13.00 - 15.00
Talkshow : Pendidikan
Salimah

15.00 - 16.00
Fashion Show :Inspiration Life Style
Bright & Musafir

16.00 - 18.00
Bedah Buku : Pendidikan Karakter Perpusat Pada Hati
DR. H. Amka Albanjari Msi & H.Dodi Syihab

19.00 - 21.00
Semi Final Festival Nayid

IBF BANGUN PERADABAN UMAT


Selasa
10.00 - 12.00
Bedah Buku : Fiqih Kecantikan / Sudah Benarkah Shalatku?
Dr.Aam Amiruddin,M.Si
8 Maret 11
13.00 - 15.00
Talkshow : Investasi Emas Bank Syariah Mandiri
Ahmad Gozali

16.00 - 18.00
Launching Buku : Six Pillar of Positive
Hani MD, Dick Doang, Lucy Wiryono

19.00 - 21.00
Semi Final Festival Nasyid

IBF WUJUDKAN PENDIDIKAN BANGSA

Rabu
10.00 - 12.00
Bedah Buku "Menggapai Bahagia Dunia Akherat"
Prof. Dr. H.M Sambas Wiradisuria, Sp.Ak
9 Maret 11
13.00 - 15.00
Talkshow : Khazanah Islam untuk Peradaban Bangsa Perspektif Pendidikan
Dr. Mardani Arisera & Ustdz Yoyoh Yusroh

16.00 - 18.00
Talkshow : Islamic Multiple Intelegent
Parden Prasetyo, SPd, MPd & Karim Santoso, SPd, MS

19.00 - 21.00
Talk show : Belajarlah menyatakan cinta
Ust. Jon Hariyadi
IBF MEMPERSATUKAN UMAT


Kamis
10.00 - 12.00
Bedah Buku : Misteri Laskar Imun & DNA Anak Soleh
Dr. Tauhid Nur Azhar
10 Maret 11
13.00 - 15.00
Talkshow : Khazanah Islam untuk Peradaban Bangsa Perspektif Politik
Anis Matta

15.00- 16.00
Fasion Show :Inspiration Life Style
Bright & Musafir

16.00 - 18.00
Temu Tokoh International : Peradaban Islam dari masa kemasa
Dr. Fadh Bahammam(Arab Saudi)

19.00 - 21.00
Bedah Tabloid Umat : Indonesia, Negara Gagal ?
Ismail Yusanto
IBF BANGKITKAN KEKUATAN UMAT


Jumat
10.00 - 12.00
Temu Penulis with 99 Games Anak dan Remaja Muslim
Syaban Jamil
11 Maret 11
13.00 - 15.00
Bedah buku Rame-Rame :



1. Spiritual Problem Solving
Puji Hartono


2. Reborn of Messiah
RH. Fitriyadi


3. Enak benar jadi orang pintar
Fatan Fantastik


4. Oase Hati
Bayu Gautama


5. Pernak-pernik Romantik
Fadlan Al-Ikhwani

15.00 - 16.00
Bedah Buku : Palestina, Kewajiban Yang Terlupakan
Ust. Bachtiar Nasir Lc. & Dr. Josherizal Jurnalis. SpOT

16.00 - 18.00
Talk Show "Pembanguan Rumash Sakit Indonesia di Gazza"
Dr. Josherizal Jurnalis. SpOT & Duta Besar Palestina

19.30 - 21.00
Temu Tokoh International : Peluncuran Buku Seri Terbaru Atlas Agama Islam
Sami bin Abdullah al-Maglouth
IBF WUJUDKAN CITA-CITA BANGSA


Sabtu
10.00 - 12.00
Bedah Buku : Ranah 3 Warna
Fuadi, Ferdi Nuril, Syahnaz Haque, Ronal
12 Maret 11
12.00 - 13.00
Bedah buku : Muhammad II
Tasaro GK

13.00 - 15.00
Rumah 1000 malaikat
Yuli Badawi, Gilang Pambudi, Kak Seto*

15.00- 16.00
Seru-seruan dan gokil bareng
Boim Lebon dan Iwok Abqory

13.00 - 15.00
Bedah Buku : Kambing Putih Bukan Kambing Hitam
Muhaimin Iqbal

16.00 - 18.00
Bank Syariah Mandiri & Performance Snada
Snada

19.00 - 21.00
Pengumuman Pemenang Lomaba Nasyid, Jigle IBF dan Indonesai Nasyid Award
Izis, Snada, edcoustic, Suby-Ina, Alief, Oki S, Sulis



Vokalis Wali, Sambimbo, Dwiki Darmawan, Cici Tegal
IBF BANGUN DAN WUJUDKAN PERADABAN BANGSA

Ahad
10.00 - 12.00
Talk Show : "Eliana" Seri Tetralogi Burlian
Tere Liye
13 Maret 11
12.00 - 13.00
Talk show : Hidup Sejahtera di bawah Naungan Khilafah
Rokhmat S Labib, MEI dan Dr. Arim Nasim

13.00 - 15.00
The Miracle Reference
DR. Hidayat Nurwahid M.A

13.00 - 15.00
Penyerahan Hadia Islamic Science Festival
Yohanes Surya

16.00 - 18.00
Talkshow : One Action For Life "
KH. Khoir Hari Moekti & Heru Binawan

16.00 - 18.00
Bedah Buku : Republik Bohong, Hikayat Bangsa yang Suka di Tipu
Abu Muhammad Waskito & Mahendradata

19.00 - 21.00
Konser Akbar : Membangun Peradaban Bangsa
Camelia Malik, Neta Kusuma Dewi, Ayu Shinta,



Doni Kusuma, Rina Gunawan dll

RANGKAIAN ACARA RUANG ANGGREK





Hari/Tgl
Waktu
Acara
Narasumber
IBF BANGUN INSPIRASI


Sabtu
10.00 - 12.00
Bedah Buku : Dalam Mihrab Cinta
Habiburahman El Syirazy
5 Maret 11
13.00 - 15.00
Islamic Perenting Bersama Bunda Neno SDI team
Bunda Neno

16.00 - 18.00
Talkshow : Sehat ala vegetarian
Dr.Susianto dan Dr Ayu

19.00 - 21.00
Bedah Buku : Al-Fittan
Dr. Adian Husaini & Prof. Quraish Shihab
IBF BANGUN GENERASI ISLAMI


Ahad
10.00 - 12.00
Bedah Buku : Panik Saat Puber Say No
dr. Aditya S. Sumendawai, Sp.A
6 Maret 11
13.00 - 15.00
Silaturahmi Serambi - Penulis Resensi
Leila s. Chudori & Nur Mursidi

16.00 - 18.00
Talkshow : Problematika Penerbitan Al-Quran"
H.Ali Mahdami, H.Hasan Toha Putra

19.00 - 21.00
Bedah Buku : Wanita Solehah
Ust. Abu Zibriel AR
IBF BANGUN PERADABAN KELUARGA

Senin
10.00 - 12.00
Semi Final 1 Islamic Science Festival

7 Maret 11
13.00 - 15.00
Semi Final 1 Islamic Science Festival

IBF BANGUN PERADABAN UMAT


Selasa
10.00 - 12.00
Semi Final 2 Islamic Science Festival

8 Maret 11
13.00 - 15.00
Semi Final 2 Islamic Science Festival


19.00 - 21.00
Silaturahmi Penerbit : Meningkatkan Kerjasama Dengan Toko Buku
Pengurus IKAPI DKI
IBF WUJUDKAN PENDIDIKAN BANGSA

Rabu
10.00 - 12.00
Workshop Bait Qur’any : Metode Aplikatif Mencetak Penghafal Al-Qur’an di Usia Dini
Nurul Hikmah, MA, Nurul Habiburrahmanuddin, Ibaduahman
9 Maret 11
13.00 - 15.00
Seminar : Guru Cerdas Financial (GCF)
Zainal Umuri (Trainer)

16.00 - 18.00
Talkshow : Mencari Solusi Islam Tentang Trasngender
Yandasadra & Anwar Aris SH
IBF MEMPERSATUKAN UMAT


Kamis
10.00 - 12.00
Grand Final Islamic Science Festival


13.00 - 15.00
Bedah Buku : Kuburan-Kuburan Keramat di Nusantara
Ust. Hartono Ahmad Jaiz & KH. Cholil Nafis, MA
10 Maret 11
16.00 - 18.00
Seminar "Ayo Marah"
Irawati Istadi
IBF BANGKITKAN KEKUATAN UMAT

Jumat
13.00 - 15.00
Bedah Buku :Techno Science Quotient
Prof Dr (ing) Fahmi Amhar
11 Maret 11
16.00 - 18.00
Bedah Buku "Dalam Dekapan Ukhuwah"
Salim A Fillah & Dr. H.M Hidayat Nurwahid, MA
IBF WUJUDKAN CITA-CITA BANGSA

Sabtu
10.00 - 12.00
Bedah Buku "Tafsir Al-Quran"
Dr. M. Muchlis Hanafi, MA
12 Maret 11
13.00 - 15.00
Bedah Buku : Kambing Putih Bukan Kambing Hitam
Muhaimin Iqbal

16.00 - 18.00
Bedah Buku 40 Sirah Sahabat Rosulullah SAW. Yang di jamin masuk Syuga
Asep Sobari Lc

19.00 - 21.00
Talkshow : Revolusi Islam Jalan Terang Menuju Perubahan
Syamsudin Ramadhan
IBF BANGUN DAN WUJUDKAN PERADABAN BANGSA

Ahad
10.00 - 12.00
Jumpa Penulis Terbaik Non Fiksi - Penerima IBF Award
Dr. Adian Husaeni, Dr. Anis Malik Toha & Abdul Hakim, MPd
13 Maret 11
13.00 - 15.00
Bedah Buku "Formula Aman Berhenti Kerja Jadi Pengusaha"
Sony sofyan

16.00 - 18.00
Bedah Buku : Republik Bohong, Hikayat Bangsa yang Suka di Tipu
Abu Muhammad Waskito & Mahendradata

19.00 - 21.00
Workshop Bait Qur’any: “Metode Aplikatif Mencetak Penghafal Al-Qur’an di Usia Dini”

Dikirim pada 02 Maret 2011 di Blog

Sekedar informasi bagi sahabat-sahabat yang tertarik berkarir di Bank Syariah Mandiri.

Informasin lebih lengkap silahkan kunjungi:
https://karir.syariahmandiri.co.id/karir/

Dikirim pada 09 November 2010 di Lowongan

Lailatul Qodar (malam kemuliaan) merupakan salah satu keistimewaan yang Allah berikan kepada umat Islam melalui Rasulnya shalallahu ‘alaihi wa sallam Malam ini nilainya lebih baik dari seribu bulan biasa. Ketika kita beramal di malam itu berarti seperti beramal dalam seribu bulan.

Malam kemuliaan itu waktunya dirahasiakan Allah SWT. oleh karena itu Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan untuk mencarinya. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Carilah di sepuluh terakhir bulan Ramadhan, dan carilah pada hari kesembilan, ketujuh dan kelima”. Saya berkata, wahai Abu Said engkau lebih tahu tentang bilangan”. Abu said berkata :”Betul” . “Apa yang dimaksud dengan hari kesembilan, ketujuh dan kelima”. Berkata:” Jika sudah lewat 21 hari, maka yang kurang 9 hari, jika sudah 23 yang kurang 7 dan jika sudah lewat 5 yang kurang 5” (HR Ahmad, Muslim, Abu Dawud dan Al-baihaqi)



Ketika kita mendapatkannya, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kita untuk membaca doa berikut:



اللَّهمَّ إنَّكَ عَفُوٌ تُحِبُ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنىِّ

Dikirim pada 11 Agustus 2010 di Ramadhan

Orang yang pasti tidak nyaman dalam keluarga, orang yang pasti tidak tentram dalam bertetangga, orang yang pasti tidak nikmat dalam bekerja adalah orang-orang yang paling busuk hatinya. Yakinlah, bahwa semakin hati penuh kesombongan, semakin hati suka pamer, ria, penuh kedengkian, kebencian, akan habislah seluruh waktu produktif kita hanya untuk meladeni kebusukan hati ini. Dan sungguh sangat berbahagia bagi orang-orang yang berhati bersih, lapang, jernih, dan lurus, karena memang suasana hidup tergantung suasana hati. Di dalam penjara bagi orang yang berhati lapang tidak jadi masalah. Sebaliknya, hidup di tanah lapang tapi jikalau hatinya terpenjara, tetap akan jadi masalah.

Salah satu yang harus dilakukan agar seseorang terampil bening hati adalah kemampuan menyikapi ketika orang lain berbuat salah. Sebab, istri kita akan berbuat salah, anak kita akan berbuat salah, tetangga kita akan berbuat salah, teman kantor kita akan berbuat salah, atasan di kantor kita akan berbuat salah karena memang mereka bukan malaikat. Namun sebenarnya yang jadi masalah bukan hanya kesalahannya, yang jadi masalah adalah bagaimana kita menyikapi kesalahan orang lain.

Sebetulnya sederhana sekali tekniknya, tekniknya adalah tanya pada diri, apa sih yang paling diinginkan dari sikap orang lain pada diri kita ketika kita berbuat salah ?! Kita sangat berharap agar orang lain tidak murka kepada kita. Kita berharap agar orang lain bisa memberitahu kesalahan kita dengan cara bijaksana. Kita berharap agar orang lain bisa bersikap santun dalam menikapi kesalahan kita. Kita sangat tidak ingin orang lain marah besar atau bahkan mempermalukan kita di depan umum. Kalaupun hukuman dijatuhkan, kita ingin agar hukuman itu dijatuhkan dengan adil dan penuh etika. Kita ingin diberik kesempatan untuk memperbaiki diri. Kita juga ingin disemangati agar bisa berubah. Nah, kalau keinginan-keinginan ini ada pada diri kita, mengapa ketika orang lain berbuat salah, kita malah mencaci maki, menghina, memvonis, memarahi, bahkan tidak jarang kita mendzalimi ?!

Ah, Sahabat. Seharusnya ketika ada orang lain berbuat salah, apalagi posisi kita sebagai seorang pemimpin, maka yang harus kita lakukan adalah dengan bersikap sabar pangkat tiga. Sabar, sabar, dan sabar. Artinya, kalau kita jadi pemimpin, dalam skala apapun, kita harus siap untuk dikecewakan. Mengapa? Karena yang dipimpin, dalam skala apapun, kita harus siap untuk dikecewakan. Mengapa ? Karena yang dipimpin kualitas pribadinya belum tentu sesuai dengan yang memimpin. Maka, seorang pemimpin yang tidak siap dikecewakan dia tidak akan siap memimpin.

Oleh karena itu, andaikata ada orang melakukan kesalahan, maka sikap mental kita, pertama, kita harus tanya apakah orang berbuat salah ini tahu atau tidak bahwa dirinya salah ? Kenapa ada orang yang berbuat salah dan dia tidak mengerti apakah itu suatu kesalahan atau bukan. Contoh yang sederhana, ada seorang wanita dari desa yang dibawa ke kota untuk bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Ketika hari-hari pertama bekerja, dia sama sekali tidak merasa bersalah ketika kran-kran air di kamar mandi, toilet, wastafel, tidak dimatikan sehingga meluber terbuang percuma, mengapa ? Karena di desanya pancuran air untuk mandi tidak ada yang pakai kran, di desanya tidak ada aturan penghematan air, di desanya juga tidak ada kewajiban membayar biaya pemakaian air ke PDAM, sebab di desanya air masih begitu melimpah ruah. Tata nilai yang berbeda membuat pandangan akan suatu kesalahan pun berbeda. Jadi, kalau ada orang yang berbuat salah, tanya dululah, dia tahu tidak bahwa ini sebuah kesalahan.

Lalu, kalau dia belum tahu kesalahannya, maka kita harus memberi tahu, bukannya malah memarahi, memaki, dan bahkan mendzalimi. Bagaimana mungkin kita memarahi orang yang belum tahu bahwa dirinya salah, seperti halnya, bagaimana mungkin kita memarahi anak kecil yang belum tahu tata nilai perilaku orang dewasa seumur kita ? Misal, di rumah ada pembantu yang umurnya baru 24 tahun, sedangkan kita umurnya 48 tahun, hampir separuhnya. Bagaimana mungkin kita menginginkan orang lain sekualitas kita, sama kemampuannya dengan kita, sedangkan kita berbuat begini saja sudah rentang ilmu begitu panjang yang kita pelajari, sudah rentang pengalaman begitu panjang pula yang kita lalui.

Sebuah pengalaman, dulu ketika pulang sehabis diopname beberapa hari di rumah sakit karena diuji dengan sakit. Saat tiba di rumah, ada kabar tidak enak, yaitu omzet toko milik pesantren menurun drastis! Meledaklah kemarahan, "Kenapa ini santri bekerja kok enggak sungguh-sungguh ? Lihat akibatnya, kita semua jadi rugi! Pimpinan sakit harusnya berjuang mati-matian!".
Tapi alhamdulillah, istri mengingatkan, "Sekarang ini Aa umur 32 tahun, santri yang jaga umurnya 18 tahun. Bedanya saja 14 tahun, bagaimana mungkin kita mengharapkan orang lain melakukan seperti apa yang mampu kita lakukan saat ini, sementara dia ilmunya, kemampuannya, dan juga pengalamannya masih terbatas?! Mungkin dia sudah melakukan yang terbaik untuk seusianya. Bandingkan dengan kita pada usia yang sama, bisa jadi ketika kita berumur 18 tahun, mungkin kita belum mampu untuk jaga toko". Subhanallah, pertolongan ALLAH datang dari mana saja. Oleh karena itu, kalau melihat orang lain berbuat salah, lihat dululah, apakah dia ini tahu atau tidak bahwa yang dilakukannya ini suatu kesalahan. Kalau toh dia belum tahu bukannya malah dimarahi, tapi diberi tahu kesalahannya, "De, ini salah, harusnya begini".

Maka tahap pertama adalah memberitahu orang yang berbuat salah dari tidak tahu kesalahannya menjadi tahu dimana letak kesalahan dirinya. Selalu kita bantu orang lain mengetahui kesalahannya.

Tahap kedua, kita bantu orang tersebut mengetahui jalan keluarnya, karena ada orang yang tahi itu suatu masalah, tapi dia tidak tahu harus bagaimana menyelesaikannya? Maka, posisi kita adalah membantu orang yang berbuat salah mengetahui jalan keluarnya. Hal yang menarik, ketika dulu zaman pesantren masih sederhana, ketika masih berupa kost-kostan mahasiswa, muncul suata masalah di kamar paling pojok yang dihuni seorang santri mahasiswi, yaitu seringnya bocor ketika hujan turun, "Wah, ini massalah nih, tiap hujan kok bocor lagi, bocor lagi". Dia tahu ini masalah, tapi dia tidak tahu bagaimana cara mengatasinya. Kita harus bantu, tapi bantuan kita yang paling bagus adalah bukan menyelesaikan masalah, tapi membantu dia supaya bisa menyelesaikan masalahnya. Sebab, bantuan itu ada yang langsung menyelesaikan masalah, namun kelemahan bantuan ini, yaitu ketika kita membantu orang dan kita menyelesaikannya, ujungnya orang ini akan nyantel terus, ia akan punya ketergantungan kepada kita, dan yang lebih berbahaya lagi kita akan membunuh kreatifitasnya dalam menyelesaikan suatu masalah. Bantuan yang terbaik adalah memberikan masukan bagaimana cara memperbaiki kesalahan.

Dan tahap yang ketiga adalah membantu orang yang berbuat salah agar tetap bersemangat dalam memperbaiki kesalahan dirinya. Ini lebih menyelesaikan masalah daripada mencaci, memaki, menghina, mempermalukan, karena apa? Karena anak kita adalah bagian dari diri kita, istri kita adalah bagian dari keluarga kita, saudara-saudara kita adalah bagian dari khazanah kebersamaan kita, kenapa kita harus penuh kebencian, kedengkian, menebar kejelekan, ngomongin kejelekan, apalagi dengan ditambah-tambah, dibeberkan aib-aibnya, bagaimana ini ? Lalu, apa yang berharga pada diri kita ? Padahal, justru kalau kita melihat orang lain salah, maka posisi kita adalah ikut membantu memperbaiki kesalahannya.

Nah, Sahabat. Selalulah yang kita lakukan adalah berusaha membantu agar orang yang berbuat salah mampu menyelesaikan masalah yang dihadapinya. Membantu orang yang berbuat salah mengetahui bahwa yang dilakukannya adalah suatu kesalahan. Membantu orang yang berbuat salah agar ia tahu bagaimana cara memperbaiki kesalahannya. Dan membantu orang yang berbuat salah agar tetap bersemangat dalam memperbaiki kesalahan dirinya.

Melihat orang yang belum shalat, justru harus kita bantu dengan mengingatkan dia tentang pentingnnya shalat, membantu mengajarinya tata cara shalat yang benar, membantu dengan mengajaknya supaya dia tetap bersemangat untuk melaksanakan shalat secara istiqamah. Lihat pemabuk, justru harus kita bantu supaya pemabuk itu mengenal bahayanya mabuk, membantu mengenal bagaimana cara menghentikan aktivitas mabuk. Artinya, selalulah posisikan diri kita dalam posisi siap membantu. Walhasil, orang-orang yang pola pikirnya selalu rindu untuk membantu memperbaiki kesalahan orang lain, dia tidak akan pernah benci kepada siapapun. Tentu saja ini lebih baik, dibanding orang yang hanya bisa meremehkan, mencela, menghina, dan mencaci. Padahal orang lain berbuat kesalahan, dan kita pun sebenarnya gudang kesalahan.

KH. Abdullah Gymnastiar

Dikirim pada 09 Agustus 2010 di Tips

Khalifah Umar bin Khattab Rodhiyallohu ‘Anhu berniat mengangkat Said Bin Amir Al-Jumahi sebagai Gubernur Syam. Khalifah memanggil Said dan mengungkapkan bahwasannya ia ingin menjadikan Said sebagai Gubernur Syam menggantikan Mu’awiyah Bin Abi Sufyan. Said pun berkata, “Jangan engkau menjerumuskanku ke dalam fitnah, wahai Amirul Mukminin”. Khalifah Umar menjawab, “Kalian mengalungkan amanah ini di leherku kemudian kalian pergi meninggalkan aku”. Akhirnya Said Bin Amir pun menerima amanah yang dibebankan sang khalifah.
Suatu ketika beberapa tamu utusan dari negeri Syam datang menemui Khalifah. Khalifah Umar kemudian memerintahkan mereka untuk menuliskan nama-nama orang miskin di negeri mereka.
Para tamu nya pun menuliskan nama-nama orang miskin yang berhak menerima zakat atau bantuan dari baitul maal. Tatkala umar membaca tulisan tersebut, Umar menemui sebuah nama tertera disana, Said.
"Apakah orang ini Said Bin Amir gubernur kalian?”tanya umar.
“Ya, ia adalah Said gubernur kami.” Jawab para utusan.
“Apakah dia termasuk kalangan orang-orang miskin?” tanya Umar lagi.
“Benar” jawab mereka meyakinkan Khalifah.
Umar kemudian memberikan sekantong uang kepada para utusan. “Berikan uang kepada gubernur kalian, kata Umar kepada mereka.
Merekapun kembali ke Syam dan menunaikan amanah dari Khalifah.
Said membuka kantong titipan dari Amirul Mukminin tersebut dan mendapati didalamnya uang sejumlah seribu dinar. Begitu mengetahui apa yang berada didalam kantong tersebut Said pun beristirja dengan badan agak gemetar. Istrinya yang mendengar perkataan suaminya bertanya, “Apakah Amirul mukminin meninggal dunia ? tanya istrinya. “Tidak wahai istriku, melainkan ini musibah yang lebih besar dari itu,” kata Said. “Maukah engkau membantuku? Said balik menanyai istrinya.“Tentu,” jawab istrinya. “Dunia telah masuk dan akan merusak akhiratku,” lanjut Said.
Akhirnya Said membagi-bagikan uang pemberian khalifah kepada fakir miskin,para janda dan para dhu’afa yang berhak tanpa menyisakan sedikitpun untuknya.
Sungguh berbahagialah engkau Said, berbahagialah engkau wahai sang gubernur dengan apa yang telah Allah balas untukmu sekarang.Wallohu ‘Alam.

Dikirim pada 05 Agustus 2010 di Kisah Sahabat

Mendung hitam menggelayut di atas bumi Spanyol. Eropa sedang dikangkangi oleh penjajah, Raja Gotik yang kejam. Wanita merasa terancam kesuciannya, petani dikenakan pajak tanah yang tinggi, dan banyak lagi penindasan yang tak berperikemanausiaan. Raja dan anteknya bersukaria dalam kemewahan sedang rakyat merintihdalam kesengsaraan. Sebagian besar penduduk yang beragama Kristen dan Yahudi, mengungsi ke Afrika, berharap mendapat ketenangan yang lebih menjanjikan. Dan saat itu Afrika, adalah sebuah daerah yang makmur dan mempunyai toleransi yang tinggi karena berada di bawah naungan pemerintahan Islam.

Satu dari jutaan pengungsi itu adalah Julian, Gubernur Ceuta yang putrinya Florinda telah dinodai Roderick, raja bangsa Gotik. Mereka memohon pada Musa bin Nusair, raja muda Islam di Afrika untuk memerdekakan negeri mereka dari penindasan raja yang lalim itu. Setelah mendapat persetujuan Khalifah, Musa melakukan pengintaian ke pantai selatan Spanyol. Bulan Mei tahun 711 Masehi, Tariq bin Ziyad, mantan budak Barbar yang juga mantan pembantu Musa bin Nusair memimpin 12.000 anggota pasukan Muslim menyeberangi selat antara Afrika dan daratan Eropa.

Begitu kapal-kapal yang berisi pasukannya mendarat di Eropa, Tariq mengumpulkan mereka di atas sebuah bukit karang, yang dinamai JabalTariq (karang Tariq) yang sekarang terkenal dengan nama Jibraltar. Di atas bukit karang itu Thariq memerintahkan pembakaran kapal-kapal yang telah menyeberangkan mereka. Tentu saja perintah ini membuat prajuritnya keheranan. "Kenapa Anda lakukan ini?" tanya mereka. "Bagaimana kita kembali nanti?" tanya yang lain.

Namun Tariq tetap pada pendiriannya. Dengan gagah berani ia berseru, "Kita datang ke sini tidak untuk kembali. Kita hanya punya pilihan, menaklukkan negeri ini dan menetap di sini, atau kita semua syahid. "Keberanian dan perkataannya yang luar biasa menggugah Iqbal, seorangpenyair Persia, untuk menggubahnya dalam sebuah syair berjudul"Piyam-i Mashriq":"Tatkala Tariq membakar kapal-kapalnya di pantai Andalusia (Spanyol),Prajurit-prajurit mengatakan, tindakannya tidak bijaksana. Bagaimanabisa mereka kembali ke negeri Asal, dan perusakan peralatan adalahbertentangan dengan hukum Islam. Mendengar itu semua, Tariq menghunus pedangnya, dan menyatakan bahwa setiap negeri kepunyaan Allah adalah kampung halaman kita."

Kata-kata Tariq itu bagaikan cambuk yang melecut semangat prajurit muslim yang dipimpinnya. Bala tentara muslim yang berjumlah 12.000 orang maju melawan tentara Gotik yang berkekuatan 100.000 tentara. Pasukan mereka jauh lebih unggul baik dalam jumlah maupun persenjataan. Namun semua itu tak mengecutkan hati pasukan muslim.

Tanggal 19 Juli tahun 711 Masehi, pasukan Islam dan pasukan Gotik bertemu, keduanya berperang di dekat muara sungai Barbate. Pada pertempuran ini, Tariq dan pasukannya berhasil melumpuhkan pasukan Gotik, hingga Raja Roderick tenggelam di sungai itu. Kemenangan Tariq yang luar biasa ini, menjatuhkan semangat orang-orang Spanyol dan semenjak itu mereka tidak berani lagi menghadapi tentara Islam secara terbuka.

Tariq membagi pasukannya menjadi empat kelompok, dan menye-barkan mereka ke Kordoba, Malaga, dan Granada. Sedangkan dia sendiri bersama pasukan utamanya menuju ke Toledo, ibukota Spanyol. Semua kota-kota itu menyerah tanpa perlawanan berarti. Kecepatan gerak dan kehebatan pasukan Tariq berhasil melumpuhkan orang-orang Gotik.

Rakyat Spanyol yang sekian lama tertekan akibat penjajahan bangsa Gotik, mengelu-elukan orang-orang Islam. Selain itu, perilaku Tariq dan orang-orang Islam begitu mulia sehingga mereka disayangi oleh bangsa-bangsa yang ditaklukkannya.

Salah satu pertempuran paling seru terjadi di Ecija, yang membawa kemenangan bagi pasukan Tariq. Dalam pertempuran ini, Musa bin Nusair, atasannya, sang raja muda Islam di Afrika ikut bergabungdengannya.

Selanjutnya, kedua jenderal itu bergerak maju terus berdampingan dan dalam kurun waktu kurang dari 2 tahun seluruh dataran Spanyol jatuh ke tangan Islam. Portugis ditaklukkan pula beberapa tahun kemudian.

"Ini merupakan perjuangan utama yang terakhir dan paling sensasional bagi bangsa Arab itu," tulis Phillip K.Hitti, "dan membawa masuknya wilayah Eropa yang paling luas yang belum pernah mereka peroleh sebelumnya ke dalam kekuasaan Islam. Kecepatan pelaksanaan dan kesempurnaan keberhasilan operasi ke Spanyol ini telah mendapat tempat yang unik di dalam sejarah peperangan abad pertengahan."

Penaklukkan Spanyol oleh orang-orang Islam mendorong timbulnya revolusi sosial di mana kebebasan beragama benar-benar diakui. Ketidaktoleranan dan penganiayaan yang biasa dilakukan orang-orang Kristen, digantikan oleh toleransi yang tinggi dan kebaikan hati yang luar biasa.

Keadilan ditegakkan tanpa pandang bulu, sehingga jika tentara Islam yang melakukan kekerasan akan dikenakan hukuman berat. Tidak ada harta benda atau tanah milik rakyat yang disita. Orang-orang Islam memperkenalkan sistem perpajakan yang sangat jitu yang dengan cepat membawa kemakmuran di semenanjung itu danmenjadikan negeri teladan di Barat. Orang-orang Kristen dibiarkan memiliki hakim sendiri untuk memutuskan perkara-perkara mereka. Semua komunitas mendapat kesempatan yang sama dalam pelayanan umum.

Pemerintahan Islam yang baik dan bijaksana ini membawa efek luarbiasa. Orang-orang Kristen termasuk pendeta-pendetanya yang pada mulanya meninggalkan rumah mereka dalam keadaan ketakutan, kembali pulang dan menjalani hidup yang bahagia dan makmur. Seorang penulis Kristen terkenal menulis: "Muslim-muslim Arab itu mengorganisir kerajaan Kordoba yang baik adalah sebuah keajaiban Abad Pertengahan, mereka mengenalkan obor pengetahuan dan peradaban, kecemerlangan dan keistimewaan kepada dunia Barat. Dan saat itu Eropa sedang dalamkondisi percekcokan dan kebodohan yang biadab."

Tariq bermaksud menaklukkan seluruh Eropa, tapi Allah menentukan lain. Saat merencanakan penyerbuan ke Eropa, datang panggilan dari Khalifah untuk pergi ke Damaskus. Dengan disiplin dan kepatuhan tinggi, Tariq memenuhi panggilan Khalifah dan berusaha tiba seawal mungkin di Damaskus. Tak lama kemudian, Tariq wafat di sana. Mantan budak Barbar, penakluk Spanyol, wilayah Islam terbesar diEropa yang selama delapan abad di bawah kekuasaan Islam telah memenuhi panggilan Rabbnya. Semoga Allah merahmatinya. Tamat(her)

Dikirim pada 03 Agustus 2010 di Tokoh
Awal « 1 2 3 » Akhir


connect with ABATASA